“HKN Goes To School” di SMP Negeri 2 Penebel: Edukasi Bahaya Rokok Bagi Kesehatan
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Puskesmas Penebel II mengadakan kegiatan edukatif bertajuk “HKN Goes To School” di SMP Negeri 2 Penebel, (Senin, 10 Nopember 2025). Kegiatan ini mengusung tema penting bagi generasi muda, yakni “Dampak Konsumsi Rokok bagi Kesehatan”, dengan narasumber dr. Panggah Pramono.

Sebanyak 40 siswa yang terdiri dari 19 laki-laki dan 21 perempuan mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Dalam paparannya, dr. Panggah Pramono menekankan bahwa rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia berbahaya, di mana sekitar 70 di antaranya bersifat karsinogenik atau dapat menyebabkan kanker.
“Tidak ada manfaat kesehatan dari merokok, yang ada hanyalah kerugian dan penyakit. Merokok bukan hanya merusak tubuh sendiri, tapi juga membahayakan orang-orang di sekitar,” tegas dr. Panggah.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Panggah menjelaskan secara rinci berbagai dampak negatif dari konsumsi rokok, di antaranya:
- Penyakit paru-paru dan pernapasan, seperti kanker paru-paru, bronkitis kronis, dan pneumonia.
- Penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk serangan jantung, stroke, dan penyakit Buerger.
- Berbagai jenis kanker lainnya, seperti kanker mulut, tenggorokan, ginjal, pankreas, dan leher rahim.
- Gangguan kesuburan, masalah gigi dan mulut, hingga penyakit mata.

Tak kalah penting, ia juga mengingatkan tentang bahaya perokok pasif yang sering kali tak disadari. “Asap rokok yang dihirup oleh orang lain dapat menimbulkan risiko kesehatan yang sama, bahkan lebih parah pada anak-anak dan ibu hamil,” tambahnya.
Melalui kegiatan “HKN Goes To School” ini, Puskesmas Penebel II berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang bahaya rokok di kalangan remaja. Kepala Puskesmas Penebel II dalam sambutannya menyampaikan bahwa edukasi kesehatan seperti ini menjadi langkah penting untuk menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas rokok.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif, di mana para siswa diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber. Acara ditutup dengan pesan motivatif agar seluruh peserta berkomitmen menjaga kesehatan dan menjadi duta perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.
Dengan semangat Hari Kesehatan Nasional ke-61 khususnya di Kabupaten Tabanan mengusung tema “Parahyangan Suci, Pelemahan Resik, Pawongan Bagia”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.
Untuk Materi, Bisa di Dilihat dan di Download pada Link Di Bawah ini
https://drive.google.com/file/d/1mUQFj6Mol0ZrvAGFDVVE0qnk9fqk1bdu/view?usp=sharing

UPTD Puskesmas Penebel II Gelar Minilokakarya Pertama untuk Penyelarasan Program dan Target Kinerja
Perkuat Sinergi Lintas Sektor, UPTD Puskesmas Penebel II Gelar Minilokakarya ke IV
PELAYANAN DOKTER SPESIALIS ANAK DAN KANDUNGAN HADIR DI UPTD PUSKESMAS PENEBEL II
Grebek Sampah Warnai Peringatan HUT Kota Singasana ke-532 dan HKN ke-61: Ratusan Peserta Bergerak Serentak di Penebel
Transformasi Pelayanan Puskesmas: Menuju Layanan Pasien yang Ramah, Cepat, dan Berkualitas
Bupati Tabanan Gelar Bungan Desa ke-60 di Desa Rejasa, Kecamatan Penebel: Dekatkan Pemerintah dengan Masyarakat Lewat Layanan Terpadu
IMPLEMENTASI CORE VALUE ASN BERAKHLAK