Tangkil Sehat: Pengobatan Gratis Bantu Pemedek di Pura Desa Penatahan
Kegiatan tangkil dan ngayah dalam bentuk pelayanan pengobatan kepada para pemedek dan mangku berlangsung di Pura Desa Penatahan pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Piodalan yang telah dimulai sejak Kamis, 2 April 2026, bertepatan dengan Purnama Kedasa, dan berlangsung selama tujuh hari penuh. Suasana sakral dan khusyuk terasa sejak pagi hari, diiringi dengan kehadiran para pemedek yang datang untuk bersembahyang sekaligus memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan secara sukarela. Pelayanan ini menjadi wujud nyata dari semangat ngayah, yakni pengabdian tulus tanpa pamrih, yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga menyentuh kebutuhan fisik umat yang hadir. Petugas Puskesmas Penebel II bekerja dengan penuh dedikasi, memberikan pemeriksaan serta pengobatan dasar guna membantu menjaga kondisi kesehatan masyarakat yang mengikuti rangkaian upacara.
Pelaksanaan pengobatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada pemedek serta para mangku yang selama beberapa hari terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan di pura. Aktivitas piodalan yang berlangsung selama tujuh hari tentu membutuhkan stamina dan kondisi tubuh yang prima, sehingga kehadiran layanan kesehatan ini menjadi sangat penting. Selain memberikan pengobatan, para petugas juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama mengikuti upacara, seperti menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta memperhatikan kondisi tubuh. Hal ini diharapkan dapat mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius. Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat, yang merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan di lokasi pura tanpa harus pergi jauh ke fasilitas kesehatan lainnya. Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas, mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal yang tetap terjaga di tengah pelaksanaan upacara keagamaan.

Dari kegiatan pengobatan yang dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2026 tersebut, tercatat sebanyak 13 pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan. Sebagian besar dari mereka mengeluhkan sakit pada bagian kaki, yang diduga akibat kelelahan setelah mengikuti rangkaian persembahyangan dan aktivitas di area pura selama beberapa hari. Selain itu, beberapa pasien juga mengalami tekanan darah tinggi, yang kemungkinan dipengaruhi oleh faktor kelelahan, pola makan, maupun kondisi kesehatan sebelumnya. Para tenaga medis memberikan penanganan sesuai dengan keluhan yang dialami, termasuk pemberian obat-obatan serta saran untuk perawatan lanjutan jika diperlukan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pemedek dan mangku dapat kembali melanjutkan aktivitas keagamaan dengan kondisi tubuh yang lebih baik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian sosial dan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Puskesmas Penebel II Gelar Minilokakarya Triwulan Untuk Perkuat Sinergi Lintas Sektor
“SKRINING HPV DNA, KUNCI PENCEGAHAN KANKER SERVIKS PADA PEREMPUAN USIA 30–69 TAHUN”
IMPLEMENTASI CORE VALUE ASN BERAKHLAK
Program Imunisasi Heksavalen: Terobosan Baru Perlindungan Bagi Kesehatan Anak
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, Puskesmas Penebel II Bahas Kinerja dan Strategi Kesehatan Triwulan Pertama
Pelaksanaan Rapat Mini Lokakarya Ke-1 di UPTD Puskesmas Penebel II: Meningkatkan Kerjasama Tim dan Perencanaan Kegiatan Puskesmas
“CERDIK” Menuju Hidup Sehat Tanpa Penyakit Tidak Menular
Pengawasan Terpadu Puskesmas Penebel II, Pastikan SPPG Jegu Penuhi Standar Gizi dan Kesehatan
Ancaman Amputasi pada Penderita Kencing Manis akibat Diabetic Foot
Batu Ginjal dan Dampaknya: Kenali Sebelum Terlambat