Kenali Makanan dan Minuman Pemicu Sakit Ginjal yang Perlu Dihindari
Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal, salah satunya yakni dengan membatasi konsumsi makanan yang bisa meningkatkan risiko sakit ginjal, seperti makanan tinggi garam. Perlu diketahui, ginjal merupakan organ utama yang berfungsi untuk menyaring darah, membuang limbah, serta mengatur keseimbangan cairan di dalam tubuh.
Apabila organ ginjal tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya, hal tersebut berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Oleh karena itu, mari kenali dan mulai membatasi sejumlah minuman serta makanan yang dapat merusak ginjal berikut ini.

Minuman dan Makanan Penyebab Sakit Ginjal yang Perlu Dibatasi Asupannya
Sebagai upaya menjaga kesehatan organ ginjal, penting bagi setiap individu untuk memperhatikan konsumsi makanan sehari-hari. Pasalnya, ada beberapa jenis minuman dan makanan yang dapat memicu penyakit ginjal terutama jika dikonsumsi berlebihan, seperti makanan tinggi garam, minuman beralkohol, makanan tinggi gula, hingga buah berkalium tinggi. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Makanan yang Mengandung Fosfor Tinggi
Makanan berfosfor tinggi merupakan salah satu makanan yang berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan karena dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal. Meski diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang, asupan fosfor ternyata perlu dibatasi agar tidak mengganggu kesehatan ginjal.
Bahkan, asupan fosfor berlebih juga berisiko menyebabkan gangguan struktur tulang hingga penyakit jantung. Karena itu, ada baiknya untuk membatasi asupan fosfor agar tidak lebih dari 1.000 mg/hari. Adapun beberapa jenis makanan dengan kandungan fosfor tinggi yang perlu dibatasi adalah daging, jeroan, ikan laut, serta produk olahan susu.
2. Makanan Tinggi Garam
Konsumsi garam berlebih diketahui dapat meningkatkan tekanan darah berlebih yang membebani organ ginjal. Selain itu, ginjal juga terbebani karena perlu membuang zat natrium dalam jumlah banyak. Makanan tinggi garam termasuk ke dalam daftar makanan yang perlu dibatasi konsumsinya terutama pada orang yang memiliki gangguan fungsi ginjal. Adapun rekomendasi asupan natrium harian untuk orang dewasa adalah tidak lebih dari 2.000 mg/hari.
3. Minuman Bersoda
Minuman bersoda adalah jenis minuman pemicu ginjal rusak yang juga perlu dibatasi konsumsinya. Minuman bersoda, terutama yang berwarna gelap, mengandung asam fosfat tinggi sehingga turut memberikan tekanan berlebih pada ginjal dalam menyaring darah. Bila terjadi penumpukan asam fosfat pada ginjal, kondisi tersebut bisa memicu terbentuknya batu ginjal hingga menyebabkan gagal ginjal.
4. Minuman Beralkohol
Minuman yang dapat merusak ginjal dan perlu dibatasi konsumsinya adalah alkohol. Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan diketahui turut memengaruhi kerja ginjal dalam menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh. Karena itu, kondisi ini bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal hingga meningkatkan risiko gagal ginjal akut.
5. Makanan Tinggi Gula
Makanan tinggi gula juga termasuk jenis makanan yang bisa menyebabkan sakit ginjal khususnya jika dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini dikarenakan asupan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Kadar gula darah yang tidak terkontrol berisiko menimbulkan komplikasi diabetes melitus yang merusak ginjal, yaitu nefropati diabetik.
Nefropati diabetik adalah gangguan ginjal karena adanya kerusakan pada nefron, yaitu bagian ginjal yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan dan menyaring racun di dalam tubuh. Bila mengalami kerusakan, fungsi ginjal akan terganggu dan ginjal akan membuang protein albumin melalui urine.
6. Makanan yang Mengandung Protein Tinggi
Protein merupakan salah satu zat nutrisi yang dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan tubuh serta menjaga kesehatan tulang dan otot. Walaupun memiliki segudang manfaat, penting bagi setiap individu untuk membatasi asupan protein agar tidak berlebihan karena hal tersebut justru berisiko merusak ginjal.
Tingginya kadar protein di dalam tubuh membuat ginjal perlu membuang lebih banyak sisa dari proses metabolisme protein tersebut. Jika terjadi secara terus-menerus, kondisi ini dapat memicu masalah kesehatan pada ginjal, salah satunya adalah gagal ginjal. Karena itu, konsumsi protein harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa yaitu sekitar 55–60 gram/hari.
7. Buah yang Mengandung Kalium Tinggi
Rupanya terdapat sejumlah buah yang perlu dibatasi asupannya karena dapat mengganggu kerja ginjal, yaitu buah berkalium tinggi seperti alpukat, pisang, jeruk, dan tomat. Jenis buah-buahan tersebut juga menjadi pantangan penderita sakit ginjal karena jika dikonsumsi secara berlebih kandungan kaliumnya dapat menambah beban kerja ginjal dalam menyaring darah sehingga berisiko merusak struktur dari organ tubuh tersebut.

Tips Menjaga Kesehatan Ginjal
Selain membatasi konsumsi makanan penyebab sakit ginjal, ada beberapa pola hidup sehat lain yang penting untuk dilakukan dalam menjaga kesehatan ginjal, di antaranya:
- Minum air putih yang cukup, yaitu minimal 2 liter/hari.
- Konsumsi makanan untuk kesehatan ginjal, seperti makanan tinggi omega-3, biji-bijian, apel, dan bluberi.
- Rutin berolahraga.
- Hindari kebiasaan menahan buang air kecil.
- Konsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter.
- Kurangi konsumsi makanan olahan.

Itu dia ulasan lengkap mengenai daftar makanan dan minuman yang harus dihindari penderita ginjal dan juga dibatasi asupannya oleh seseorang dengan kondisi ginjal normal. Perlu diketahui bahwa artikel ini bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan saran dari tenaga medis profesional.
Reeferensi :
*https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/makanan-penyebab-sakit-ginjal*

“Deteksi Dini Tuberkulosis: Upaya Efektif Memutus Rantai Penularan dan Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”
TEBA MODERN: Solusi Cerdas Pengolahan Sampah Berbasis Sumber
Hepatitis pada Ibu Hamil: Pentingnya Pemeriksaan Dini untuk Menurunkan Risiko Kesakitan
Pengaruh Minuman Berpengawet, Berpewarna, Berperisa Sintetik, dan Minuman Berprotein Tinggi Terhadap Kasus Gagal Ginjal pada Remaja
Kurangnya Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi, Pengaruh Teman Sebaya, Pengawasan Orang Tua, Pengaruh Akses Pornografi, dan Dampaknya terhadap Tingginya Kasus Kehamilan Tidak Diinginkan
Program Inovasi YUKS (Yoga Untuk Kehamilan Sehat): Menyongsong Kehamilan Sehat dan Bahagia
UPTD Puskesmas Penebel II Gelar Minilokakarya Pertama untuk Penyelarasan Program dan Target Kinerja
IMPLEMENTASI CORE VALUE ASN BERAKHLAK
Perkuat Sinergi Lintas Sektor, UPTD Puskesmas Penebel II Gelar Minilokakarya ke IV
PELAYANAN DOKTER SPESIALIS ANAK DAN KANDUNGAN HADIR DI UPTD PUSKESMAS PENEBEL II